Pilihan Makanan untuk Menurunkan Kadar Kortisol

Pilihan Makanan untuk Menurunkan Kadar Kortisol
Ilustrasi makanan untuk menurunkan kortisol. Credit: Freepik

Bagikan :

Kortisol adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Meski sering dikaitkan dengan stres, hormon ini juga berperan penting dalam mengurangi peradangan, mengatur tekanan darah, serta mengendalikan siklus tidur dan bangun.

Namun, bila kadar kortisol terlalu tinggi dalam waktu lama, kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti kenaikan berat badan, gangguan tidur, hingga gangguan siklus menstruasi pada wanita.

 

Makanan yang Bermanfaat untuk Menurunkan Kadar Kortisol

Beberapa jenis makanan dapat membantu menurunkan kadar kortisol, sementara yang lainnya berperan dalam mengurangi dampak negatif dari kadar kortisol yang tinggi.

Berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk membantu mengelola dan menurunkan kadar kortisol dalam tubuh:

Alpukat

Alpukat merupakan sumber magnesium yang baik, yang membantu menenangkan sistem saraf dan mendukung respons tubuh terhadap stres. Kandungan lemak sehat, kalium, dan vitamin B di dalam alpukat turut berperan dalam menjaga keseimbangan hormon dan membantu tubuh mengelola kadar kortisol dengan lebih baik.

Baca Juga: Penyebab dan Tanda-Tanda Kortisol Tinggi

Pisang

Pisang dapat membantu tubuh mengelola stres dengan menyediakan magnesium yang mendukung fungsi sistem saraf. Kandungan kaliumnya membantu menjaga fungsi adrenal, sementara triptofan berperan dalam produksi serotonin yang mendukung suasana hati.

Selain itu, serat dan vitamin B dalam pisang turut berkontribusi pada kesehatan usus dan metabolisme energi, yang berperan dalam menjaga keseimbangan respons stres tubuh.

Makanan fermentasi

Makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, kimchi, dan acar bermanfaat untuk membantu tubuh menghadapi stres dengan lebih baik. Makanan ini mengandung bakteri baik (probiotik) yang menjaga kesehatan usus.

Usus yang sehat berperan penting dalam mengatur suasana hati dan respons tubuh terhadap stres. Probiotik membantu menenangkan sistem saraf dan mendukung kerja zat kimia di otak yang membuat tubuh lebih rileks. Dengan begitu, produksi hormon stres seperti kortisol bisa lebih terkontrol.

Sayuran hijau gelap

Sayuran hijau gelap seperti bayam dan kale mengandung banyak vitamin B, terutama folat, yang membantu tubuh mengelola stres dan menjaga suasana hati tetap baik.

Bayam juga kaya akan antioksidan alami yang melindungi tubuh dari dampak stres berlebih. Selain itu, kandungan gizinya membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga efek hormon stres seperti kortisol tidak mudah meningkat.

Jahe

Jahe mengandung zat aktif bernama gingerol yang membantu mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari efek stres. Jahe juga mendukung kesehatan pencernaan, yang berperan penting dalam mengatur respons tubuh terhadap stres.

Jika rutin dikonsumsi, jahe dapat membantu meredakan keluhan yang berkaitan dengan stres serta mendukung keseimbangan hormon dalam tubuh.

Cokelat hitam

Cokelat hitam mengandung polifenol, yaitu senyawa alami dari biji kakao yang bermanfaat bagi tubuh. Zat ini membantu melindungi sel dari dampak hormon stres (kortisol) yang berlebihan.

Selain itu, polifenol dalam cokelat hitam dapat membantu menurunkan kadar kortisol, mengurangi peradangan, dan melindungi tubuh dari stres oksidatif. Konsumsi cokelat hitam secukupnya juga dapat mendukung kesehatan hubungan antara usus dan otak, sehingga membantu menciptakan perasaan lebih tenang dan suasana hati yang lebih baik.

Baca Juga: Pilihan Suplemen untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

 

Tips Menurunkan Kadar Kortisol

Selain dari makanan, kadar kortisol juga bisa diturunkan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

  • Berolahraga ringan secara rutin, lalu tingkatkan intensitas dan durasinya secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

  • Melakukan latihan relaksasi, seperti pernapasan dalam, yoga, atau tai chi, untuk membantu tubuh dan pikiran lebih rileks.

  • Melatih mindfulness, yaitu lebih menyadari dan menikmati aktivitas sehari-hari agar pikiran lebih tenang.

  • Mencukupi waktu istirahat, dengan tidur sekitar 6–8 jam per hari atau menyesuaikannya dengan kebutuhan aktivitas.

  • Melakukan hal-hal yang disukai, seperti membaca, berkumpul dengan teman, atau bermain dengan hewan peliharaan. Aktivitas menyenangkan dan interaksi hangat dapat membantu menurunkan stres dan kadar kortisol.

 

Menurunkan kortisol bisa dilakukan dengan berbagai cara sederhana. Jika memiliki keluhan atau pertanyaan terkait kesehatan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau manfaatkan fitur konsultasi pada aplikasi Ai Care yang bisa diunduh melalui App Store atau Play Store.

 

Mau tahu tips dan trik kesehatan, pertolongan pertama, dan home remedies lainnya? Cek di sini, ya!

Writer : Ratih AI Care
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Kamis, 22 Januari 2026 | 21:59
article-banner

Giordano, C. (2025). Can Some Foods Help Lower Your Cortisol Levels?. Available from: https://www.goodrx.com/well-being/diet-nutrition/foods-that-lower-cortisol

Davidson, K., Hobbs, H. (2024). 11 Natural Ways to Lower Your Cortisol Levels. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/ways-to-lower-cortisol

Hill, K. (2025). What Supplements Lower Cortisol? 5 Natural Options. Available from: https://www.health.com/supplements-to-lower-cortisol-11680250