Mimisan dapat terjadi karena letak hidung yang memiliki banyak pembuluh darah dekat permukaan lapisan dalamnya. Sebagian besar kasus mimisan merupakan hal yang biasa dan bisa ditangani di rumah.
Jika mimisan terjadi terjadi berulang kali atau setiap hari, mungkin ada penyebab yang perlu diwaspadai.
Apakah Mimisan Berbahaya?
Secara sederhana, mimisan adalah keluarnya darah dari jaringan yang melapisi bagian dalam hidung. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah medis epistaksis.
Di dalam hidung terdapat jaringan lunak dan tipis yang mudah terluka, terutama saat mengalami kekeringan atau trauma. Meskipun keluarnya darah sering menimbulkan kekhawatiran, sebagian besar mimisan tidak serius dan dapat diatasi di rumah.
Anda perlu khawatir dan segera mencari pertolongan dokter apabila mimisan berulang kali atau setiap hari.
Baca Juga: Benarkah Minum Es saat Berolahraga Menyebabkan Mimisan?
Penyebab Mimisan Terjadi Berulang Kali
Kebiasaan mengorek hidung atau membuang ingus terlalu keras, dapat merobek pembuluh darah di dalam hidung. Ini menyebabkan mimisan bisa datang berulang.
Selain itu, mimisan berulang juga bisa disebabkan oleh kondisi berikut:
Gangguan pembekuan darah
Gangguan pembekuan darah adalah kondisi di mana sistem pembekuan darah bekerja terlalu lambat. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan yang tidak terkendali, termasuk mimisan yang sulit berhenti.
Tekanan darah tinggi
Hipertensi dapat meningkatkan risiko mimisan, terutama mimisan yang lebih berat atau sulit dikendalikan.
Tumor
Dalam kasus jarang, mimisan berulang bisa menjadi gejala tumor di rongga hidung, sinus, atau area leher. Tumor tersebut dapat menekan atau merusak pembuluh darah, menyebabkan perdarahan spontan seperti mimisan.
Gejala lain yang mungkin menyertai adalah hidung tersumbat di satu sisi yang menetap, keluarnya cairan berbau busuk dari hidung, perubahan suara atau gangguan penglihatan.
Konsumsi suplemen atau obat tertentu
Beberapa suplemen bisa mengganggu proses pembekuan darah, misalnya seperti vitamin E dosis tinggi, ginkgo biloba, suplemen bawang putih, ginseng, aspirin atau obat NSAID.
Baca Juga: Berbagai Penyebab Mimisan dan Cara Menghentikannya
Apa yang Harus Dilakukan saat Mimisan?
Jika Anda mengalami mimisan, lakukan langkah-langkah berikut untuk menghentikan perdarahan:
- Duduk tegak dan condongkan tubuh sedikit ke depan.
- Jepit bagian lunak hidung selama 10–15 menit tanpa melepaskan.
- Bernapaslah melalui mulut agar darah tidak mengalir ke tenggorokan.
- Kompres pangkal hidung dengan handuk dingin untuk membantu menyempitkan pembuluh darah.
- Jangan berbaring atau menengadah, karena dapat menyebabkan darah tertelan dan iritasi lambung.
- Jika mimisan tidak berhenti setelah 20 menit atau disertai gejala seperti pusing, lemas, atau kesulitan bernapas, segera cari pertolongan medis.
Jangan remehkan mimisan yang terjadi berulang. Segera berkonsultasi dengan dokter melalui layanan konsultasi kesehatan Ai Care yang tersedia di App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!
- dr. Monica Salim
Cleveland Clinic (2024). Nosebleed (Epistaxis). Available from:https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13464-nosebleed-epistaxis
Beth Sissons (2020). Nosebleeds every day: What to know. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/nosebleeds-every-day
Cleveland Clinic (2022). Blood Clotting Disorders (Hypercoagulable States). Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16788-blood-clotting-disorders-hypercoagulable-states
Healthline (2024).
Does Having High Blood Pressure Cause Nosebleeds?. Available from: https://www.healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/high-blood-pressure-nose-bleed
NHSinform (2024). Nosebleed. Available from: https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/ears-nose-and-throat/nosebleed