Stres tidak hanya memengaruhi suasana hati. Stres juga bisa berdampak nyata pada tubuh dan memengaruhi gula darah.
Bagi orang dengan diabetes atau prediabetes, stres bisa memicu fluktuasi gula darah yang berbahaya. Lalu, bagaimana tepatnya stres memengaruhi gula darah dan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya?
Apa itu Gula Darah?
Gula darah adalah jumlah gula yang beredar di dalam aliran darah. Gula darah ini berasal dari karbohidrat dalam makanan dan minuman, serta diproduksi di hati. Ia merupakan sumber energi utama bagi seluruh sel tubuh, terutama otak dan otot.
Kadar gula darah normal berada di rentang:
- 70-99 mg/dL saat puasa
- Kurang dari 140 mg/dL dua jam setelah makan
- Gula darah lebih tinggi dari 126 mg/dL saat puasa menandakan hiperglikemia
- Gula darah lebih rendah dari 70 mg/dL menandakan hipoglikemia
Baca Juga: Tanda Gula Darah Melonjak Tidak Terkendali
Bagaimana Stres Memengaruhi Gula Darah?
Saat mengalami stres, tubuh bereaksi seolah sedang menghadapi bahaya. Reaksi ini disebut respons fight or flight.
Di dalam reaksi ini, hati akan melepaskan lebih banyak gula ke dalam darah sebagai sumber energi instan. Sel-sel tubuh menjadi kurang peka terhadap insulin dan hormon memasukkan gula dari darah ke dalam sel. Akibatnya, gula menumpuk di dalam darah.
Di dalam kondisi ini, kenaikan gula darah bisa terjadi meskipun Anda tidak makan apapun.
Dampak Jangka Panjang Stres pada Metabolisme
Stres terus menerus yang tidak dikelola dengan baik tidak hanya mengganggu kontrol gula harian, tetapi juga berisiko dalam:
- Menyebabkan prediabetes dan diabetes tipe 2
- Obesitas sentral
- Tekanan darah tinggi dan penyakit jantung
- Peradangan sistemik yang memperburuk resistensi insulin
Selain itu, stres jangka panjang juga mengaktifkan sistem saraf simpatis secara terus-menerus. Pada akhirnya kondisi ini bisa merusak keseimbangan hormonal dan metabolisme tubuh.
Baca Juga: Tiga Penyebab Gula Darah Melonjak di Pagi Hari
Cara Mengelola Stres dan Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
Pantau gula darah secara rutin
Jika Anda memiliki diabetes, pantau gula darah lebih sering saat stres. Catat pola antara stres dan fluktuasi gula untuk membantu dokter menyesuaikan terapi.
Mengelola stres dengan cara positif
Kelola stres dengan cara positif lain seperti:
- Meditasi dan pernapasan dalam
- Olahraga ringan
- Tidur cukup
- Terapi psikologis jika stres telah mencapai tahap kronis
Menjaga pola makan yang stabil
Hindari melewatkan makan dan makan secara rutin. Pilih karbohidrat kompleks, serta batasi konsumsi kafein dan alkohol.
Apabila stres menyebabkan gula darah tak terkendali, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter, dan mendapatkan penyesuaian dosis obat atau insulin. Anda bisa berbicara dengan dokter melalui layanan konsultasi kesehatan Ai Care. Aplikasinya telah tersedia di App Store atau Play Store.
Mau tahu informasi seputar penyakit lainya? Cek di sini, yah!
- dr. Monica Salim
Wendy Wisner (2022). Does Stress Affect Blood Sugar?. Available from: https://www.verywellmind.com/does-stress-effect-blood-sugar-6827694
Cleveland Clinic (2025). Blood Glucose (Sugar) Test. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/12363-blood-glucose-test
Medline Plus (2024). Stress and your health. Available from: https://medlineplus.gov/ency/article/003211.htm