• Beranda
  • Nutrisi
  • 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Mencoba Defisit Kalori

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Mencoba Defisit Kalori

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Mencoba Defisit Kalori
Credits: Freepik. Defisit kalori dapat membantu menurunkan berat badan, namun perhatikan risikonya.

Bagikan :

Defisit kalori memang salah satu strategi populer untuk menurunkan berat badan lebih cepat. Prinsipnya sederhana, Anda hanya perlu mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibakar oleh tubuh.

Banyak orang berhasil menurunkan berat badan dengan metode ini. Tetapi ingat, bahwa tidak semua orang cocok dengan metode defisit kalori. Sebelum memulainya, penting untuk memahami lima hal tentang defisit kalori berikut ini. 

Apa itu Defisit Kalori?

Defisit kalori terjadi ketika asupan kalori harian Anda lebih rendah daripada jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mempertahankan berat badan saat ini. Misalnya, jika tubuh Anda membakar 2.000 kalori per hari, dan Anda mengonsumsi 1.500 kalori, maka Anda telah menciptakan defisit 500 kalori.

Defisit Kalori Ekstrem Bisa Merusak Metabolisme

Membatasi kalori secara drastis, misal di bawah 1.000 kalori per hari bisa membuat tubuh masuk ke mode kelaparan. Akibatnya, metabolisme bisa melambat, tubuh mulai membakar otot sebagai sumber energi, dan berat badan mudah kembali naik.

Risiko kekurangan Nutrisi dan Masalah Kesehatan Serius

Diet rendah kalori sering membuat tubuh kekurangan nutrisi penting di dalam tubuh, seperti zat besi, vitamin B12, folat, kalsium, vitamin D, dan protein. Kekurangan semua nutrisi tersebut sering dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti anemia, kelelahan, gangguan saraf, penurunan kepadatan tulang, dan kehilangan massa otot.

Selain itu, membatasi asupan kalori berlebihan berisiko menyebabkan rambut rontok, detak jantung lambat, kelemahan otot, gangguan menstruasi, bahkan batu empedu.

Dampak pada Kesuburan dan Kesehatan Reproduksi

Bagi wanita, defisit kalori berlebihan bisa mengganggu siklus menstruasi dan menghentikan ovulasi. Hal ini terkait dengan penurunan kadar estrogen akibat lemak tubuh yang terlalu rendah.

wanita membutuhkan minimal 22% lemak tubuh untuk mempertahankan siklus haid yang teratur. Di bawah itu, tubuh menganggap kondisi tidak aman untuk kehamilan sehingga sistem reproduksi akan dimatikan.

Dalam jangka panjang, Anda harus menghadapi konsekuensi seperti tidak haid, ketidaksuburan semnetara, serta osteoporosis dini akibat kekurangan estrogen.

Cara Aman Menciptakan Defisit Kalori 

Jika Anda memutuskan mencoba defisit kalori, berikut adalah langkah yang disarankan:

  • Buat defisit yang moderat seperti mengurangfi 300-500 kalori per hari
  • Prioritaskan makanan utuh
  • Jangan abaikan asupan protein
  • Kombinasikan dengan olahraga teratur
  • Dengarkan tubuh Anda

Selain itu, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama jika Anda memiliki riwayat kesehatan tertentu. Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan Ai Care yang tersedia di App Store atau Play Store.

Mau tahu informasi seputar nutrisi, makanan dan tips diet lainnya? Cek di sini, ya!

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr Nadia Opmalina
Last Updated : Jumat, 23 Januari 2026 | 19:14
article-banner

Matt McMillen and Paul Frysh (2024). What Is a Calorie Deficit?. Available from: https://www.webmd.com/diet/calorie-deficit 

Malia Frey, MA, ACE-CHC, CPT (2024). How to Manage Diet Fatigue and Stress. Available from: https://www.verywellfit.com/how-to-manage-diet-fatigue-and-stress-3495309 

Lauren Bedosky (2025). What Happens if You Reduce Calories to 1,000 per Day?. Available from: https://www.everydayhealth.com/weight-loss/will-eating-1000-calories-a-day-cause-weight-loss/ 

Robert H. Shmerling, MD (2020). Fertility and diet: Is there a connection?. Available from: https://www.health.harvard.edu/blog/fertility-and-diet-is-there-a-connection-2018053113949 

 

Sarah Anzlovar, MS, RD (2025). What Happens When You Eat Too Few Calories. Available from: https://www.verywellhealth.com/what-happens-when-you-eat-too-few-calories-11845278